marley and me itu adalah sebuah film keluarga. nontonnya ga usah pake mikir. dinikmati aja. diadaptasi dari sebuah buku berjudul sama. saya belum baca bukunya, meskipun udah lama liat dipajang di gramed.
bercerita tentang pengalaman pasangan john&jenny yg mulai membangun sebuah keluarga, dimulai dari sejak mereka menikah hingga mereka punya anak. lebih tepatnya pengalaman mereka membangun keluarga bersama seekor anjing bernama marley, sepanjang hidup anjing tsb.
dua-duanya bekerja di surat kabar. jenny menulis kolom sedangkan john awalnya adalah reporter. tapi kemudian john mendapat kesempatan untuk menulis kolom juga. nah, tulisannya si john ini kebanyakan cerita tentang pengalaman mereka bersama marley (nantinya tulisan-tulisan inilah yg kemudian dijadikan buku marley and me).
buat saya, menonton film ini menyenangkan. melihat bagaimana pasangan tsb memulai keluarga mereka, rumah sederhana, mobil ga keren
, nyari kerjaan… bayangkan, suaminya nyari kerja setelah mereka menikah! gile nih orang. kalo disini cari kerja dulu baru boleh nikah…
pelan-pelan mereka mulai settled. kemudian mereka memutuskan untuk memelihara seekor anjing. maksudnya buat latihan dulu sebelum mereka siap buat punya anak. dan anjing itu adalah MARLEY.
si marley ini susaaah banget diatur, kerjanya bikin onar. tapi meskipun lebih sering bikin ulah, mereka sayaang banget sama si marley, dan marley bisa juga kok bersikap manis. saya terharu melihat adegan saat jenny keguguran dan baru bisa menangis ketika memeluk marley. atau saat jenny menari dengan marley. atau ketika marley resah dan gelisah, mondar mandir, saat jenny mau melahirkan. dan banyak lagi kisah lainnya yg digambarkan di film ini. tidak hanya kisah tentang marley saja, tapi ada juga konflik-konflik yg dihadapi keluarga jhon&jenny ini, sampe akhirnya diceritakan si john&jenny ini punya 3 anak, 2 mobil keren, rumah yg keren juga. dan marley pun bertambah tua…
meskipun alurnya terasa datar, tidak ada konflik yg heboh gimana gitu, tapi buat saya rangkaian cerita film ini berhasil menggambarkan bagaimana marley menjadi sahabat terbaik keluarga ini. dan endingnya sangat sangat mengharukan. aarrghh, salah gaya nih nonton di bioskop, nangisnya musti sembunyi-sembunyi hahaha
